Apresiasi… Eksplorasi… Edukasi…

Udan Salah Mongso


Ketika mendengar kata udan salah mongso (hujan salah musim) jangan ditafsirkan sebagai sikap menyalahkan Tuhan. Karena kalaupun ada udan salah mongso, sungai kami (Bedog) menjadi lebih menantang untuk dijelajahi…

Udan salah mongso hanyalah ungkapan untuk menyebut hujan yang tidak semestinya turun pada saat tersebut. Sebenarnya ada banyak mongso bagi orang desa. Mongso selalu dikaitkan dengan siklus alam yang perlu diadaptasi untuk bercocok tanam dll.

Secara sederhana, mongso di Indonesia hanya ada 2, yaitu rendeng (musim hujan) dan ketigo (musim kemarau). Musim hujan terjadi pada bulan Oktober – April, sedangkan musim kemarau terjadi pada bulan April – Oktober. Untuk memudahkan ingatan, dahulu anak-anak sekolah dikenalkan istilah Oase – singkatan Oktober April Selatan Equator. Pada bulan tersebut terjadi angin dari arah benua Asia yang bersifat basah dan membawa hujan.

Sekarang agaknya istilah tersebut tidak lagi berlaku. Pasalnya, musim hujan dan kemarau tidak lagi teratur seperti dahulu. Seperti saat ini di bulan Mei, mestinya yang terjadi adalah musim kemarau. Akan tetapi turun hujan cukup deras (bahkan cukup sering), itulah yang diungkapkan sebagai udan salah mongso.

~!@#$%^&*()_+

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.