48 Tahun Asita DIY


Sabtu 2 Maret 2019 Asita DIY genap berusia 48 tahun. Di usianya tersebut, Asita merayakannya dalam bentuk gathering di desa kami. Hadir dalam kesempatan tersebut adalah anggota Asita dan tamu-tamu undangan.

Dimulai pukul 09.15, acara tersebut selesai pukul 15.00. Dalam sambutannya, Udhi (ketua Asita DIY) menyatakan tantangan sekaligus peluang dengan dibukanya bandara
NYIA. Potensi yang ada masih dapat dikembangkan dan dioptimalkan untuk meraih kunjungan wisatawan.

Selain gathering, Asita juga menyerahkan bantuan tempat sampah serta tanaman bunga
dan buah untuk mempercantik lingkungan Kelor. Serah terima dan penanaman dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Asita DIY dan perwakilan pengurus desa wisata.

Saat akhir acara juga disampaikan testimoni yang dipandu MC Boni Telo. Disampaikan bahwa berbagai olahan kuliner berupa sambal, sayur lodeh dan tempe goreng buatan ibu-ibu memuaskan peserta. Oleh karenanya, cita rasa tersebut harus dipertahankan. Sebagai bentuk pengembangan lebih lanjut, cara memasak yang masih menggunakan kayu bakar dapat dijadikan atraksi wisata. Kami siap mas Boni!

Ada yang mau masak dengan tungku dan kayu bakar? Ibu-ibu di desa kami sudah 13 tahun melakukannya di dapur umum.

~!@#$%^&*()_+myepigram


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s